Get Adobe Flash player


Anak memiliki posisi istimewa dalam Islam. Selain sebagai cahaya mata keluarga, anak juga merupakan pelestari pahala bagi kedua orang tuanya. Bagi sebuah keluarga, anak adalah penerus nasab (garis keturunan).
Rasulullah saw. bersabda : “ Bilamana manusia telah meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga hal : (1) sedekah jariah, (2) ilmu yang bermanfaat, (3) anak shalih yang mendoakannya. (HR al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud)
Anak shalih akan senantiasa mengalirkan pahala bagi kedua orang tuanya sekalipun keduanya telah wafat. Dengan demikian, selayaknyalah orang tua muslim memperhatikan pendidikan anak-anaknya agar menjadi shalih dan shalihah. Kesadaran akan pentingnya mendidik anak shalih akan memotivasi setiap orang tua muslim untuk memperhatikan pembinaan anak-anaknya agar menjadi pribadi-pribadi yang mulia. Jangan sampai anak keturunannya tergelincir ke jurang neraka akibat ketidak fahaman terhadap Islam dan hukum-hukumnya.
Perhatian terhadap pendidikan yang menghasilkan iman dan taqwa yang kuat akan menjadi perhatian bagi setiap keluarga muslim.
Allah SWT berfirman : “ Wahai orang-orang beriman jagalah diri kalian beserta keluarga kalian dari siksa api neraka (QS at-Tahrim (66):6).
Bagi bangsa dan negara, anak adalah generasi penerus masa depan. Anak pada masa depan adalah aset sumberdaya manusia yang sangat berharga serta menentukan jatuh bangunnya sebuah bangsa. Anak juga menjadi pewaris generasi yang akan datang. Perhatian terhadap pentingnya kelanjutan generasi yang akan datang tergambar dalam Al-Qur’an : “ Mereka berdo’a “ Ya Tuhan kami, anugerahkan kepada kami istri-istri dan anak-anak yang menggembirakan hati kami, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin orang-orang yang bertaqwa “ (QS al-Furqan (25):74).
Perhatian Islam terhadap anak menunjukkan pentingnya posisi anak dalam ketahanan masyarakat dan negara. Generasi yang memiliki keimanan dan ketakwaan yang tinggi terhadap Allah SWT akan mengisi setiap ruang kehidupan umat Islam dan menjadi rahmat bagi seluruh alam.
Sesuai pandangan Islam terhadap anak tersebut SD Islamic Global School terus berupaya mengembangkan sistem pembelajaran yang menumbuhkan semua potensi anak, baik potensi ruhiyah, ketaqwaan kepada Allah SWT, pola pikir Islami, kemandirian, ilmu pengetahuan, dan keterampilan hidup. Semua itu merupakan program pembentukan karakter Islami untuk mencapai kompetensi sukses di dunia akherat. (Ar-Risalah)