Get Adobe Flash player


Kamis, 02 Juni 2011


Kepengurusan Komite Sekolah periode 2009/2011 kini telah berakhir. Maka dari itu pada hari Sabtu tanggal 7 Mei 2011, bertempat digedung Grand Sudirman lantai 6 di sela-sela acara parenting, dibentuklah pengurus Komite Sekolah SDIT IGS yang baru periode 2011/2013.

Berhubung waktunya yang sangat terbatas, pada saat itu yang dipilih hanya pengurus inti, yaitu Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Sie kerohanian. Sedangkan seksi-seksi yang lainnya akan dilakukan pemilihan langsung oleh pengurus inti. Ini dilakukan agar lebih simpel dan produktif, karena pengurus Komite Sekolah memerlukan keihlasan dan berkorban meluangkan waktu untuk bersinergi dengan sekolah demi kemajuan pendidikan putra-putri kita..

Dalam rangka melengkapi susunan pengurus Komite Sekolah periode 2011/2013  pada hari Kamis, 2 Juni 2011, bertempat di ruang kelas II Al-Ikhlas diadakan rapat koordinasi antara pengurus inti Komite Sekolah dengan sekolah dan yayasan. Agenda yang dibahas terutama adalah ; melengkapi susunan kepengurusan Komite Sekolah periode 2011/2013, Sosialisasi Tugas dan Fungsi Komite Sekolah, Perencanaan program materi parenting, evaluasi kegiatan komite dan kegiatan sekolah dan beberapa hal penting lainnya.


Adapun pengurus baru yang berhasil disusun sebagai berikut:

No Jabatan Nama Telp/Hp
1 Ketua Bpk. RM. MUHAMMAD.S
2 Wakil Ketua GRAHA ANGGAR P.

3 Sekretaris RIANA JULIANTI
Ibu  IDA MURSIDA
4 Bendahara LAILY SAFARINA
Ibu  ANITA RACHMAN
5 Sie. Pendidikan ERWINDRA ADI.G
Bpk.  EMIL HASAN NAIM
DIAN K.S
6 Sie. Kerohanian ALFATI NOVA
SRI WAHYUNI
7 Sie. Konsumsi CHUSNUL. C
FITRI R.Y
8 Sie. Olahraga & Kesehatan SHELLY .L
H. MUHAMMAD.N.K
OKTIEN. H
9 Sie. Kegiatan & Perlengkapan FENDY PURWANTO
GUSTI ANANDA
DEWI. Y.

Bpk.  JIMMY UNTUNG .S
Bpk.  SUPRIYONO

Sedangkan peran dan fungsi dari komite sekolah IGS adalah:

A. Badan Pertimbangan (Advisory Agency), dengan fungsi manajemen pendidikan, yaitu:
a. Perencaaan sekolah, dengan indikator kinerja:
1). Identifikasi sumber daya pendidikan dalam masyarakat.
2). Memberikan masukan untuk perbaikan kegiatan belajar mangajar di sekolah.
b. Pelaksanaan Program (Kurikulum, PBM dan Penilaian), dengan indikator kinerja:
1). Memberikan masukan perbaikan terhadap proses pengelolaan pendidikan di sekolah.
2). Memberikan masukan perbaikan terhadap proses pembelajaran kepada sekolah.
c. Pengelolaan Sumber daya Pendidikan (SDM, S/ dan Anggaran), dengan indikator kinerja:
1). Identifikasi potensi sumber daya pendidikan  dalam masyarakat.
2). Memberikan pertimbangan tentang tenaga kependidikan yang dapat diperbantukan di sekolah.
3). Memberikan pertimbangan tentang sarana dan prasarana yang dapat diperbantukan di sekolah.
4). Memberikan pertimbangan tentang sumber-sumber anggaran yang dapat dimanfaatkan di sekolah.

B. Badan Pendukung (Supportinng Agency), dengan fungsi manajemen pendidikan, yaitu:
a. Pengelolaan Sumber Daya, dengan indikator kinerja:
1). Memberikan masukan/informaasi calon guru/ sukarelawan untuk menanggulangi kekurangan guru di sekolah.
2). Mobilisasi tenaga kependidikan non guru untuk mengisi kekurangan di sekolah.
b. Pengelolaan Sarana dan Prasarana, dengan indikator kinerja:
1). Mobilisasi bantuan sarana dan parasarana  sekolah.
2). Mengkoordinasi dukungan sarana dan parasarana  sekolah
3). Mengevaluasi pelaksanaan dukungan sarana dan prasarana sekolah.
c. Pengelolaan Anggaran, dengan indikator kinerja:
1). Memobilisasi dukungan terhadap sumber anggaran pendidikan di sekolah.
2). Mengkoordinasikan dukungan terhadap anggaran pendidikan di sekolah.
3). Mengevaluasi pelaksanaan dukungan anggaran di sekolah.

C. Badan Pengontrol (Controlling Agency), dengan fungsi manajeman pendidikan, yaitu:
a. Mengontrol perencanaan pendidikan di sekolah, dengan indikator kinerja:
1). Memantau pencapaian  Visi dan Misi yang telah ditetapkan oleh sekolah.
b. Memantau pelaksanaan program pendidikan  sekolah, dengan indikator kinerja:
1). Memantau pelakasanaan program-program sekolah yang telah ditetapkan dalam kalender akademik.
c. Memantau out put pendidikan, dengan indikator kinerja:
1). Memantau hasil pendidikan di sekolah yang meliputi kompetensi karakter Islami dan kompetensi akademik yang telah dicapai peserta didik baik yang belum lulus maupun yang sudah lulus.

D. Badan Penghubung (Mediator Agency), dengan fungsi manajemen pendidikan, yaitu:
a. Perencanaan, dengan indikator kinerja:
1). Mengidentifikasi aspirasi orang tua siswa dan masyarakat untuk disampaikan kepada sekolah demi perbaikan pendidikan.
2). Membuat usulan berupa solusi dari berbagai persoalan orang tua siswa.
b. Pelaksanaan program, dengan indikator kinerja:
1). Mensosialisasikan kebijakan dan program  sekolah kepada orang tua siswa dan  masyarakat.
2). Menampung pengaduan dan keluhan  orang tua siswa dan masyarakat terhadap pelayanan sekolah.
3). Mengkomunikasikan pengaduan dan keluhan orang tua siswa dan masyarakat kepada Kepala sekolah/yayasan.

Kami segenap manajemen SDIT IGS mengucapkan selamat bertugas, semoga Allah selalu meridhoi langkah kita. Amin.*).